Irena Karpa is a Ukrainian writer, musician and journalist whose work combines sharp humour, social commentary and a bold, distinctive voice. She is the author of numerous novels, stories and essays, translated into several languages. During her postgraduate years, she lived in Indonesia, an experience that later found its way into her novel Freud Would Cry, which has also been translated into other languages. Alongside writing, Karpa has pursued a career in music since 1999 as the lead singer and songwriter of Qarpa, an alternative band blending punk, industrial, hardcore and psychedelic trip-hop.
Irena Karpa adalah seorang penulis, musisi, dan jurnalis asal Ukraina yang karyanya memadukan humor tajam, komentar sosial, dan suara yang berani serta khas. Ia adalah penulis banyak novel, cerita pendek, dan esai yang telah diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa. Selama masa pascasarjananya, ia tinggal di Indonesia, sebuah pengalaman yang kemudian tertuang dalam novelnya Freud Would Cry, yang juga telah diterjemahkan ke berbagai bahasa lain. Selain menulis, sejak tahun 1999 Karpa juga menekuni karier musik sebagai vokalis utama dan penulis lagu Qarpa, sebuah band alternatif yang memadukan unsur punk, industrial, hardcore, dan psychedelic trip-hop.



























