About
Tan Lioe Ie is an Indonesian poet, short story writer, and essayist based in Denpasar who blends poetry with music. His work has appeared in numerous media outlets and over 26 joint anthologies. His debut collection, Kita Bersaudara, was translated into English as We Are All One; his second, Malam Cahaya Lampion, was translated into Dutch; and his third, Ciam Si: Puisi-puisi Ramalan, was translated into French, with further poems translated into Mandarin and Bulgarian. He has curated for the Ubud Writers & Readers Festival, received the Bali Jani Nugraha award in 2022 and a 25-years-of-work award from Badan Bahasa, and has been invited to literary events in Tasmania, Suriname, South Africa, and across Europe. His other notable books include YIN, Ekphrasis, Sekolah Tikus, and Soto Otak, along with his short story collection Tubuh yang Tak Patuh Seluruh and travel memoir Naik Puisi, and he is founder and editor of Jurnal CAK, having also served on the editorial board of Coast Line and Paradox.

Tan Lioe Ie adalah seorang penyair, penulis cerpen, dan esais yang berdomisili di Denpasar dan memadukan puisi dengan musik. Karyanya telah dimuat di berbagai media dan lebih dari 26 antologi bersama. Buku puisi pertamanya,
Kita Bersaudara, diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris sebagai We Are All One; buku keduanya, Malam Cahaya Lampion, diterjemahkan ke dalam bahasa Belanda; dan buku ketiganya, Ciam Si: Puisi-puisi Ramalan, diterjemahkan ke dalam bahasa Perancis, dengan beberapa puisi lainnya diterjemahkan ke dalam bahasa Mandarin dan Bulgaria. Ia pernah menjadi kurator di Ubud Writers & Readers Festival, meraih penghargaan Bali Jani Nugraha pada tahun 2022 serta penghargaan 25 tahun berkarya dari Badan Bahasa, dan pernah diundang ke berbagai acara sastra di Tasmania, Suriname, Afrika Selatan, dan berbagai negara di Eropa. Buku-bukunya yang lain antara lain YIN, Ekphrasis, Sekolah Tikus, dan Soto Otak, bersama kumpulan cerpennya Tubuh yang Tak Patuh Seluruh dan catatan perjalanannya Naik Puisi, serta ia adalah pendiri dan redaksi Jurnal CAK, dan pernah menjadi bagian dari redaksi Coast Line dan Paradox.
Back
Close
Close
Scroll Down
Loading...
Select
Cancel
Filters
Day +
Category +
Time +
SHOW FREE EVENTS ONLY
APPLY FILTER
Reset